Huaaahh.. Akhirnya setelah berbulanbulan lamanya kita mencari cincin kawin mengunjungi toko emas sana, sini, situ, dan mari, rich membeli yang sesuai dengan keinginan kita wlpun harganya agak over sih menurut saia.. ^^
Beberapa bulan yang lalu, rich dan saia *khususnya* cukup pusing mencaricari cincin kawin untuk pernikahan kami nanti. Tak lama kepusingan saia berakhir karna tiba2 rich mengajukan diri untuk bertanggungjawab dalam mencari dan membeli cincin itu. Whoa, dengan senang hati dan secepat kilat saia langsung menyetujuinya.^^
Pencarian cincin kawin itu menurut saia cukup sulit, karena kudu 22nya suka modelnya dan juga kudu pas dijari keduanya juga. Seperti kita, jari rich itu ‘cantik’ seperti jari cewe, malah jarinya lebih cewe-an dia dibanding saia. >.< Artinya, rich tak bisa pakai cincin yang ukuran mm-nya tipis dan ada batu berliannya, karna akan terlihat ‘cantik’ sekali. Sedangkan jari saia agak kekar, tak bisa pakai yang ukuran mm-nya tebal. +__+
Cincin yang ‘akhirnya’ kita beli ini sebenarnya uda rich incar dari beberapa bulan yang lalu, modelnya pas banget di kedua jari kita. Tapi karena harganya yang cukup mahal untuk cincin model begini dan kebetulan size yang kita mau juga kudu pesen (dan kita pesen tanpa bayar DP) yang kudu nunggu sekitar 2-3 bulan, akhirnya sambil menunggu, kita jadi pikirpikir, menimbangnimbang, rich juga tanyatanya harga di US sana, bandingbandingin, dan juga sambil caricari model di toko mas lain. Yepp apa boleh buat, pencarian lain tak berbuah, dan mbakmbaknya sudah mengabari kalau pesanan kita sudah datang. Hari ini dikabari, besok kita langsung melesat ke tokonya. Pas sampai disana, kita dikasih tau kalo ada kenaikan harga. Woooottttt? *maupingsanmendadak* Kenaikan harganya gak tanggungtanggung pula sekitar 25%an. Langsung deh kita protes ‘ini kan kita dah pesen dari beberapa bulan lalu mbak, dengan harga yang waktu itu’ dan memang pelayanannya cukup mengesankan, mbakmbaknya ini sangat membantu kita untuk protes ke manajernya lewat telpon. Karena mbakmbak protesnya cukup lama, kita disuruh menunggu dan dijamu teh yahud dan coklat standard oleh mbakmbak lain. hmm.. Rupanya perjuangan si mbak dalam protes ke manajer cukup lama. Akhirnya kita ga betah dan keluar dulu dari tokonya. Tak lama kemudian, kita ditelpon untuk kembali ke toko. Hasilnya adalah si manajer memberikan diskon yang jatuhjatuhnya tak beda jauh dengan harga sebelumnya. Kita tetep ngotot minta disamain harganya. Dan si mbak coba menelpon lagi, tapi bu manajer tak kasih. :’( Rich dan saia cukup puyeng dan sedih juga sih karna hal ini diluar perkiraan kita, dan akhirnya kita putuskan untuk keluar toko dan pikirpikir dulu. Oya, ada promo cicilan 0% slama 6bulan ini juga jadi pertimbangan kita. Setelah mutermuter sambil menimbangnimbang gak jelas di mall itu, akhirnya rich mutusin untuk beli saja. Ya sudah rich beli cincin itu.. ^^ dan dia bilang ‘cincin biar saia saja yang beli, tak usa pakai tabungan bersama, biar saia yang tanggung sendiri’ hihihihi.. *saia terharu* haha.. Rich terlihat begitu senang setelah membelinya, nyengir terus seperti kuda.. haha..
- Karna rich senang, saia pun senangg.. ^^-
Cincin sudah selesai diukir nama dan tanggal pernikahan kita nanti. Senangnya satu persatu persiapan hampir rampung. 3 months to go, smoga berjalan lancar..
-renz-